Senin, 31 Oktober 2016

Rakyat Desak Jokowi dan Polri Proses Ahok



Medan (KRI)
          Seluruh Rakyat di Indonesia mendesak Presiden Joko Widodo dan Kapolri untuk segera memproses kasus Penistaan Agama yang dilakukan oleh Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaya Purnama yang akrab disapa Ahok, karena telah merugikan seluruh umat islam dalam ucapan dan rekamannya yang sudah Menghina Kitab Suci Al Qur'an di indonesia bahkan diseluruh dunia, hal ini disampaikan Menteri Agama Kampung Rakyat Indonesia Muhammad Fauzi Manday, S.Pdi di Medan saat Umat Islam melakukan Aksi Damai seantero Indonesia Menuntut Ahok di proses secara hukum.

Fauzi Manday menambahkan walaupun Ahok sudah menyatakan Permohonan Maaf nya, namun Pemerintah dan Pihak Berwajib harus Tetap melakukan proses hukumnya, karena selain ahok berbeda Agama, dan menghina kitab suci umat islam, Ahok telah melanggar Undang-undang dan Keberagaman yang ada di Indonesia, jadi jangan ada upaya dari pihak-pihak tertentu untuk melindungi Ahok dari jeratan hukum apalagi ahok masih menjabat sebagai aparat pemerintahan.

Jika ini dibiarkan, maka akan menjadi contoh bagi orang lain untuk melakukan hal serupa, sehingga akan menyebabkan Konflik SARA yang lebih besar dan merugikan Negara dan Umat di Indonesia ini, jelas Fauzi.

Sementara itu di tempat terpisah, Pengamat Politik Islam Provinsi Aceh Suryandi Temala  M.Kom.I Mengatakan bahwa Ahok memang sebuah nama yang fenomenal, dicintai sebagian sekaligus dibenci dan dimaki sebagian lainnya. Dianggap bersih dan tegas di satu pihak, tetapi dianggap lunak dan kompromis bagi sebagian pihak lainnya. Bagi Umat Muslim, pegangan hidupnya adalah Alquran dan Sunnah yang disarikan oleh para Ulama-ulama nya. Dan pegangan tersebut amat sangat "menganjurkan" umat Islam agar memilih pemimpin dari kalangan Islam sendiri. Dan bahkan hal ini sebenarnya amat logis, karena mayoritas penduduk di Jakarta adalah muslim maka semestinya lah yang mewakili mereka untuk menjabat sebagai pelayan sekaligus pemimpin nya adalah seorang muslim.

Seiring berjalan nya waktu, elektabilitas Ahok tidak tergoyahkan isu-isu politis dan SARA. Disaat kondisi kian tak memberi harapan, saya meyakini doa-doa yang beriman dan ikhlas membuat munculnya calon-calon pemimpin muslim lainnya. Segala Puji Bagi Allah yang telah menganugerahkan umat kitab suci Alquran, dimana pada surat Ar-Ra'd ayat 11 telah dijelaskan bahwa perubahan yang ada dalam kehidupan manusia mesti dilakukan terlebih dahulu oleh manusia tersebut sebelum Tangan Tuhan merubahnya.

Suryandi yang juga Ketua DPW Kampung Rakyat Indonesia Provinsi Aceh meyakini hal ini terjadi bukan semata karena ketidaksengajaan, tetapi lebih melihat ini sebagai bagian dari tanda kekuasaan Allah kepada hamba-hambaNya yang telah letih berdoa dan mencari figur ideal. Benar, ada secercah perbedaan pendapat dalam pembahasan fiqh siyasah (Fikih Politik) disaat menyikapi pilkada DKI ini, antara kebolehan memilih pemimpin yang non muslim atau yang melarang nya. Tetapi perbedaan itu hanya dapat terjadi disaat figur pemimpin yang muslim bukanlah sosok yang dapat diandalkan dan dipilih. Sedangkan saat ini figur ideal, berkualitas, berpengalaman, dan memiliki track record sudah muncul.

Terlepas dari situasi Politik dan Pilkada DKI, sudah seharusnya Presiden Republik Indonesia Joko Widodo dan Polri ikut menyelesaikan persoalan ini, karena sudah banyak Ormas atau pun perorangan yang melaporkan Ahok secara resmi, sehingga harus dilakukan proses hukum yang ada di Indonesia, karena apabila tidak di proses maka akan menambah keresahan umat muslim, dan bisa saja terjadi gelombang aksi massa yang lebih besar. Ujar Suryandi mengakhiri.


Minggu, 02 Oktober 2016

KRITISI KINERJA PEMKO MEDAN ATASI BEGAL DAN BANJIR



Medan (KRI)
           Komunitas Anak Muda Pendukung Rakyat Indonesia (Kampung Rakyat) menilai Kinerja Pemko Medan yang lambat dalam mengatasi persoalan masyarakat Medan, terutama dalam hal Banjir dan Begal yang selalu menghantui masyarakat medan hingga saat ini, hal itu disampaikan oleh Ketua DPW KRI Propinsi Sumatera Utara, Himawan, S.Pd usai meninjau langsung Titik-titik Banjir di beberapa wilayah Kota Medan.

            Beberapa ruas jalan tergenang banjir seperti di depan Polsek Labuhan, Seputaran USU, Jalan Denai dan Kantor Lurah Sempakata yang menjadi Langganan Banjir ketika hujan datang, dan ini akibat buruknya drainase di kota medan, belum lagi sampah yang menumpuk memenuhi drainase, sehingga tidak dapat menampung debit air akhirnya tumpah dan tergenang di jalan yang menyebabkan kerusakan saat dilewati kendaraan bermotor.! Tegas Himawan.

           Lanjutnya Himawan Menambahkan bahwa walaupun Dinas Bima Marga telah melakukan pengorekan parit dibeberapa tempat, namun hasilnya belum optimal ditambah lagi adanya penyempitan dan penutupan sistem drainase oleh orang atau pengusaha dan pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab dan tidak pernah ditindaklanjuti, ujarnya.

        Sementara itu Presiden Kampung Rakyat Indonesia, Taufik Abdillah, M.Kom.I juga menyampaikan seharusnya Pemko Medan membuat Program yang Riil untuk Mengatasi Banjir ketika Musim Hujan Tiba, jangan seperti kebakaran jenggot saat masyarakat mengeluh Kebanjiran, Pemko harus bisa melakukan Pelayanan Terbaik bagi warganya, apalagi banyaknya Lobang dan jalan rusak yang selalu memakan korban, dan mengkhawatirkan keselamatan banyak orang, maka untuk itu harus jadi perhatian serius Walikota Medan.

            Tindak Kejahatan Begal juga sangat meresahkan masyarakat di Kota Medan, apalagi Musim Hujan dan Jalan Banjir membuat Kesempatan bagi para Begal untuk melakukan aksi, sampai saat ini peran Camat, Lurah hingga Kepala Lingkungan belum dirasakan dalam melakukan pengamanan bagi warganya, Pemko harus bisa Membentuk Pos-Pos Pengamanan Begal dan Banjir yang Rawan di Setiap Kecamatan, Tegas Presiden Kampung Rakyat Indonesia. (KRI - 14)

Minggu, 08 Mei 2016

KRI SIAP RAZIA ATRIBUT PKI


AKSI KEKEJAMAN PKI

KRI SIAP "RAZIA" ATRIBUT PKI

Medan (KRI)
       Sebagai Kaum Muda Mungkin kita tidak pernah merasakan bagaimana situasi dan kondisi saat PKI "berkuasa" di Indonesia yang puncaknya muncul pada tanggal 18 September 1948 silam, dimana Pemberontakan PKI tersebut bertujuan untuk Meruntuhkan Negara Republik Indonesia menjadi Negara komunis, dan terus berlanjut hingga Pemberontakan G30S/PKI tahun 1965, ini merupakan catatan sejarah Hitam bangsa Indonesia, dan Jangan sampai Terulang Lagi, ujar Ketua DPW Kampung Rakyat Indonesia Sumatera Utara, Himawan. S.Pd.

    Himawan menambahkan bahwa kita harus Baca Sejarah bahwa Kehadiran PKI sangat mengganggu ketentraman Negara Indonesia, untuk itu sebagai generasi Muda Komunitas Anak Muda Pendukung (Kampung) Rakyat Indonesia siap menjadi Garda terdepan melakukan "Sweeping" atau Razia Atribut - Atribut PKI yang sudah sangat meresahkan, jika kita cermati bahwa apa yang dilakukan sebagian orang saat ini sengaja memperbanyak dan memperluas atribut dan tanda gambar PKI merupakan gerakan untuk membangkitkan dan menghidupkan kembali gerakan Komunis di Indonesia, dan ini tidak bisa dibiarkan. ujarnya.

          Pada saat itu  tahun 1948 PKI menciptakan 2 (dua) Ladang Pembantaian / Killing Fields dan 7 (Tujuh) Sumur Neraka untuk membuang dan mengumpulkan semua jenazah korban yang mereka siksa dan bantai, dan membuat kuburan massal. Apa sejarah ini mau kita Ulang kembali? Maka untuk itu Himawan menghimbau kepada seluruh Rakyat Indonesia khususnya Generasi Muda serta Komisioner Kampung Rakyat Indonesia untuk memantau dan Mengawasi pergerakan-pergerakan generasi Baru PKI tersebut ungkap mawan mengakhiri. (KRI - 13)

Minggu, 18 Januari 2015

KRI APRESIASI KEPUTUSAN JOKOWI HUKUM MATI PENGEDAR NARKOBA



DELI SERDANG (KRI)
       Presiden Komunitas Anak Muda Pendukung (Kampung) Rakyat Indonesia, Taufik Abdillah, M.Kom.I menyampaikan Apresiasi kepada Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo atas Keputusannya Mengeluarkan Keppres Hukuman Mati bagi para Pengedar Narkoba yang di eksekusi oleh Kejaksaan Agung Hari ini, 18 Januari 2015 di LP Nusa Kambangan.

       Keputusan Jokowi dinilai sangat tepat dan memberi solusi terbaik dalam menentukan hukuman terhadap para pengedar narkoba yang telah merusak generasi muda bangsa kita saat ini, hal itu disampaikan usai Bersilaturrahmi dengan Pengurus DPD Kampung Rakyat Indonesia Kabupaten Deli Serdang di Lubuk Pakam.

        Taufik yang didampingi oleh beberapa Pengurus Kampung Rakyat Sumut menambahkan bahwa sebagai Gerakan yang dipelopori oleh Kaum Muda, Kampung Rakyat Indonesia siap menjadi Garda Terdepan dalam Pemberantasan Narkoba di Negara Republik Indonesia ini.

        Ketua DPW Kampung Rakyat Indonesia Provinsi Sumatera Utara, Himawan, Menjelaskan bahwa saat ini sekitar 30 % dari jumlah penduduk Indonesia, para Generasi Muda Produktif berusia 11 - 24 Tahun telah mengkonsumsi Narkoba, dan angka tersebut terus bertambah setiap tahunnya, jadi apabila ini tidak dapat kita atasi bersama - sama, maka kita yakin Indonesia kedepan menjadi Negara yang tidak akan Punya Masa Depan.

       Untuk itu Kampung Rakyat Indonesia sangat mendukung Jokowi atas Keputusan Hukuman Mati kepada para pengedar Narkoba tersebut, Himawan juga mengatakan Salut atas Keberanian Presiden Republik Indonesia dan tidak Gentar dengan Negara - Negara Asing yang Warganya ikut dieksekusi Mati sebagai Pengedar Narkoba, Hukuman Mati ini harus ditegakkan agar Menjadi Tolak Ukur bagi Pengedar Narkoba Lainnya, Jangan takut kita dengan intervensi negara - negara asing tersebut, dan Silahkan menarik Duta Besarnya dari Indonesia karena Rakyat Indonesia tidak akan takut, ujarnya. (KRI -12)

Minggu, 20 Juli 2014

Harapkan Semua Pihak Hormati Keputusan KPU dan Presiden Terpilih




 
Medan (KRI)
           Dewan Pimpinan Pusat Komunitas Anak Muda Pendukung Rakyat Indonesia (DPP Kampung Rakyat Indonesia) meminta kepada seluruh Pihak untuk menghormati Hasil Keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) tentang Penetapan Presiden Terpilih, hal itu disampaikan langsung oleh Presiden Kampung Rakyat Indonesia Taufik Abdillah, M.Kom.I kepada seluruh Jajaran Pengurus dan Relawan Jaringan Kampung Rakyat usai Berbuka Bersama di Cafe Arisan Medan.

         Taufik juga Menghimbau kepada seluruh Pengurus dan Relawan di Seluruh Indonesia untuk menjadi Garda terdepan menyampaikan kepada seluruh masyarakat indonesia untuk tidak terjebak dan terprovokasi dengan hal - hal yang akan merugikan serta merusak stabilitas keamanan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Jaringan Kampung Rakyat Indonesia bekerjasama dengan Pihak Kepolisian untuk ikut ambil andil dalam mengamankan situasi pasca penetapan Presiden Terpilih Republik Indonesia, jika terbukti dan kedapatan oleh kampung rakyat ada yang memprovokasi masyarakat di wilayah negara Indonesia yang berakibat merugikan negara, maka Kampung Rakyat akan siap Mengamankan dan menyerahkan kepada pihak berwajib, ujar Taufik.

        Selanjutnya Sekretaris Jenderal Kampung Rakyat Indonesia Ebiet Prayugo Radityo menambahkan bahwa dalam agenda Berbuka Puasa tersebut Kampung Rakyat Indonesia Mengundang Relawan dari pendukung kedua Capres yakni CAMP Prabowo - Hatta dan KAMPUNG Jokowi - Jusuf Kalla pada kegiatan tersebut, hal ini sengaja dilakukan untuk memberikan pembelajaran politik Indonesia yang santun dan semakin baik, dan berharap hasil dari pertemuan ini menunjukkan bahwa pesta demokrasi telah selesai, sekarang kita kembali bersatu untuk Indonesia.

                Turut Hadir dalam kesempatan tersebut, Wakil Presiden KRI, Rafid Febri Ismadi, Ketua KRI Provinsi Sumatera Utara, Himawan dan Ketua KRI Kota Medan, Rozi Sinaga serta Simpatisan dan para Relawan. ** (KRI -11)

Rabu, 30 April 2014

Indahnya " Berbagi " untuk Masa Depan Indonesia

Medan (KRI)
       Jaringan Komunitas Anak Muda Pendukung Rakyat Indonesia (Kampung Rakyat) memberikan tali kasih kepada beberapa anak yatim, Bantuan itu diserahkan langsung oleh Ketua DPW Kampung Rakyat Indonesia Provinsi Sumatera Utara, Himawan di dampingi oleh Sekretaris Jenderal Kampung Rakyat Indonesia Ebiet Prayugo Radityo di Medan.

      Usai memberikan Bantuan Tali Kasih tersebut Himawan menyampaikan bahwa apa yang diberikan ini merupakan bentuk Kepedulian Jaringan Kampung Rakyat Indonesia kepada Masyarakat kita yang sangat membutuhkan bantuan - bantuan seperti ini, mungkin yang diberikan belum maksimal, namun inilah keikhlasan para relawan dari Jaringan Anak Muda yang terus berjuang dan memikirkan nasib bangsa ini agar menuju perubahan menjadi lebih baik.

           Sejak Terbentuknya Jaringan Kampung Rakyat terus melakukan aktifitas  untuk kepentingan Bangsa dan Negara, sehingga pada Pemilu Legislatif yang telah berlangsung kemarin, Jaringan Kampung Rakyat telah berpartisipasi untuk membentuk relawan dan memberikan pemahaman kepada masyarakat yang sudah apatis terhadap pemilihan umum, agar dapat berpartisipasi pada pemilihan ini.

          Lanjutnya Himawan menambahkan bahwa saat ini kita terus tetap Optimis bahwa Bangsa Indonesia ini dapat berubah menjadi lebih baik ke depan, jika mulai sekarang kita terus ciptakan para Pelajar, Mahasiswa dan Pemuda untuk terus bergandengan tangan memikirkan nasib bangsa di masa yang akan datang, kalau dimulai dari sekarang maka kita yakin 10 sampai 20 tahun ke depan, bangsa Indonesia menjadi bangsa yang maju dan lebih baik, dan itu nantinya akan dinikmati serta dirasakan oleh generasi muda seperti kalian ucapnya dihadapan anak yatim dan puluhan pemuda yang terdiri dari pelajar, mahasiswa dan kaum muda lainnya. ** (KRI - 10)

Jumat, 07 Februari 2014

Siap Sukseskan Pemilu 2014




  * KRI Sumut Siapkan 1.000 Relawan “ Kawal ” Pemilu 9 April 2014

Medan ( KRI )
                Jaringan Politik Pemilih Pemula Komunitas Anak Muda Pendukung ( KAMPUNG) Rakyat Indonesia siap menjadi Garda terdepan untuk Mensukseskan Pemilu 2014, hal ini disampaikan oleh Presiden Kampung Rakyat Indonesia,TaufikAbdillah, S.Sos.I usai Silaturrahmi dengan jajaran DPW Kampung Rakyat Indonesia Sumatera Utara di Lobby Garuda Plaza Hotel baru – baru ini.
                LanjutnyaTaufik yang Didampingi oleh Sekretaris Jenderal Ebiet Prayugo Radityo, Wakil Presiden Rafid Febri Ismadi, Ketua Kampung Rakyat Indonesia Kota Medan Rozi Sinaga dan beberapa fungsionaris Kampung Rakyat se Sumatera Utara, mengatakan bahwa jaringan ini akan terus mensosialisasikan kepada masyarakat khususnya pemilih pemula untuk tidak Golput, serta pentingnya peran masyarakat dalam menentukan wakil rakyatnya demi melakukan perubahan untuk bangsa dan Negara ini,ujarnya.
                Sementara itu Ketua DPW Kampung Rakyat Indonesia Sumatera Utara Himawan mengatakan saat ini Wadah Jaringan Kampung Rakyat telah terbentuk di beberapa Kabupaten / Kota bahkan di tingkat Kecamatan di Sumatera Utara, dan sedikitnya 1000 Relawan akan kita terjunkan untuk Mengawal Proses Pemilihan Umum legislatif yang berlangsung pada 9 April 2014 mendatang.
                Himawan menambahkan bahwa pada Pemilu 2014 ini masyarakat sudah sangat apatis terhadap pemilu, jadi untuk menekan angka Golput, sebagai anak bangsa kami merasa terpanggil untuk menjadi bahagian dalam perubahan dan perbaikan bangsa yang semakin hari semakin memprihatinkan, kami juga mengajak seluruh elemen anak bangsa untuk bergabung bersama Kampung Rakyat Indonesia agar lebih peduli memikirkan nasib bangsa ke depannya, sesuai dengan motto Kampung Rakyat Indonesia “Berjuang Sepenuh Hati Untuk Rakyat dan Bangsa ini Menjadi Lebih Baik ” jika hari ini sebagai kaum muda kita tidak melakukan pergerakkan maka secara otomatis perubahan tidak akan terjadi  ” ungkapnya mengakhiri. ** (KRI - 09)

Sabtu, 21 Desember 2013

PARLUHUTAN Siregar Silaturrahmi Dengan Kampung Rakyat Indonesia

 Parluhutan Siregar berfoto bersama Presiden Kampung Rakyat Taufik Abdillah, Wapres Rafid Febri, Sekjen Ebiet Prayugo Radityo,Ketua DPW KRI Sumut, Himawan dan Ketua DPD KRI Kota Medan Rozi Sinaga
Medan (KRI)
          Anggota DPRD Sumatera Utara dari Fraksi PAN, Drs. Parluhutan Siregar MAP melakukan silaturrahmi dengan Jaringan Komunitas Anak Muda Pendukung Rakyat Indonesia (KAMPUNG Rakyat), pertemuan tersebut dilaksanakan di Markas Kampung Rakyat Kota Medan, Jl. Tangguk Bongkar I Medan.

           Dalam kesempatan tersebut Presiden Kampung Rakyat Indonesia Taufik Abdillah menyatakan Sikap untuk Mendukung penuh Abangda Parluhutan Siregar untuk maju kembali menjadi Anggota DPRD Sumut Periode 2014 - 2019 dari daerah Pemilihan Sumut 1 yakni meliputi Medan Denai, Area, Kota Amplas, Tembung, Timur, Perjuangan, Marelan, Belawan, Deli dan Labuhan.

           Taufik yang didampingi oleh Sekretaris Jenderal Ebiet Prayugo Radityo, Rafid Febri Ismadi Wakil Presiden, dan Himawan Ketua DPW Kampung Rakyat Sumut mengatakan bahwa saat ini Abangda Parluhutan Siregar adalah orang yang Bersih dan tidak tersangkut masalah apapun sehingga sangat layak kita menangkan agar dapat terus memberikan kontribusi terbaik buat Rakyat khususnya Sumatera Utara, ujarnya.

            Lanjutnya Ketua DPW Kampung Rakyat Sumatera Utara, Himawan menambahkan bahwa abangda Parluhutan adalah Sosok panutan bagi kaum muda sehingga kita jadikan Beliau menjadi Pembina Kampung Rakyat ini.

                Pada kesempatan itu Drs. Parluhutan Siregar MAP menyatakan Kesediaan untuk menjadi Pembina Kampung Rakyat Indonesia, karena saya Melihat Jaringan Kampung Rakyat Indonesia ini merupakan sebuah Wadah yang cukup baik bagi Kaum Muda dalam melakukan perbaikan Bangsa dan Negara ini menjadi Lebih baik, jika para Anak Muda seperti Kampung Rakyat ini terus berkembang dan berpola pikir untuk mengarahkan para generasi muda menjadi pelopor pergerakan perubahan, maka Insya Allah Indonesia ini akan lebih Makmur dan Sejahtera. ** (KRI - 08)

Kamis, 28 November 2013

Panitia Pelantikan KRI Silaturrahmi dengan Iskandar Sakty


Iskandar Sakty Foto bersama Presiden KRI, Taufik Abdillah, Ketua DPW KRI Sumut, Himawan,
Ketua Panitia Pelantikan Rafid Febri, Koordinator Madina - Tapsel Awal Siddiq

  Medan (KRI)

         Jaringan Politik Pemilih Pemula Dewan Pimpinan Pusat Komunitas Anak Muda Pendukung (KAMPUNG) Rakyat Indonesia bersilaturrahmi dengan Iskandar Sakty Batubara yang juga Calon Anggota DPRD Sumatera Utara dari daerah Pemilihan Sumut 7 yang diusung oleh Partai Amanat Nasional, Silaturrahim tersebut dipimpin langsung oleh Presiden Kampung Rakyat Indonesia Taufik Abdillah dan Sekretaris Jenderal Ebiet Prayugo Radityo di Kediaman Iskandar Sakty Jl. Jermal IV Medan Sumatera Utara.

        Pertemuan Silaturrahmi tersebut meminta kesediaan Iskandar Sakty Batubara menjadi Penasehat Kampung Rakyat Indonesia dan juga dalam rangka persiapan sertapemantapan Pelantikan Jaringan Komunitas Anak Muda Pendukung Rakyat Indonesia yang Insya Alah akan dilaksanakan pada bulan Januari Mendatang, Lebih Lanjut Ketua Panitia Pelaksana Pelantikan Kampung Rakyat Indonesia Rafid Febri Ismadi mengungkapkan bahwa dalam agenda pelantikan tersebut akan disemarakkan oleh beberapa kegiatan diantaranya pertandingan Futsal Antar Pelajar se Sumatera Utara, Penyerahan Bingkisan kepada Anak Yatim, Kampanye Pemilu Aktif, Gerakan Anak Muda Anti Narkoba, Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan lain - lain.

          Agenda Pelantikan nantinya juga akan dihadiri oleh Tokoh Nasional yang menjadi Pembicara dalam Orasi Ilmiah tentang Pergerakkan Kaum Muda terhadap Kemajuan Bangsa, saat ini Panitia telah bekerja semaksimal mungkin untuk mensukseskan acara ini ujarya, Rafid juga menambahkan bahwa nantinya Jaringan Kampung Rakyat Indonesia dari berbagai Kabupaten / Kota serta beberapa Provinsi akan turut hadir dalam acara Pelantikan ini yang akan di Pusatkan di Kota Medan.
       Susunan Kepanitiaan terdiri dari Rafid Febri Ismadi (Ketua) Affandi Afan (Sekretaris) Himawan (Bendahara)
              
          Dalam pertemuan Silaturrahmi tersebut, Iskandar Sakty Batubara atau yang disapa Cokie menyatakan Kesiapannya untuk menjadi salah satu Penasehat Kampung Rakyat Indonesia, dan ia juga berharap bahwa Jaringan Kampung Rakyat Indonesia dapat menjadi sebuah pergerakkan Anak Muda dalam memperbaiki dan menciptakan kader - kader yang mampu memberikan Pencerahan dan pencerdasan terhadap anak Bangsa, Orang - Orang seperti kalianlah yang nantinya akan menjadi Pemimpin di Masa Mendatang, maka mulailah kita Benahi Pemikiran anak bangsa agar menjadi kader yang berkualitas dalam menghadapi tantangan di masa yang akan datang. ujarnya. **(KRI-07)


Senin, 11 November 2013

Dukung Penuh Parluhutan Siregar Untuk DPRD Sumut




Medan (KRI)
            Jaringan Politik Pemilih Pemula Dewan Pimpinan Pusat Komunitas Anak Muda Pendukung (KAMPUNG) Rakyat Indonesia menyatakan Dukungan Penuh (full support) kepada Drs. Parluhutan Siregar, MSP menjadi Calon Anggota DPRD Sumatera Utara dari daerah Pemilihan Medan A yaitu Kecamatan Medan Timur, Perjuangan, Tembung, Area, Denai, Kota, Amplas, Belawan, Deli, Marelan, Labuhan, dukungan itu disampaikan langsung oleh Presiden Kampung Rakyat Indonesia, Taufik Abdillah, S.Sos.I kepada Parluhutan Siregar usai bersilaturrahmi dengan kaum Muda dan Masyarakat Medan Denai di Mabes Kampung Rakyat Indonesia Kota Medan, Jl. Tangguk Bongkar Medan.

                   Taufik yang juga didampingi oleh Sekretaris Jenderal Ebiet Prayugo Radityo, Wakil Presiden KRI Rafid Febri, Ketua DPW KRI Sumut, Himawan dan Ketua DPD KRI Kota Medan Rozi Sinaga dalam kesempatan tersebut meminta kesediaan Drs. Parluhutan Siregar untuk menjadi salah satu Dewan Pembina Jaringan Kampung Rakyat Indonesia ini serta mengharapkan kehadirannya pada Acara Deklarasi dan Pelantikan Kampung Rakyat Indonesia yang akan segera dilaksanakan.

                      Lebih Lanjut Taufik Mengatakan bahwa saat ini Jaringan Kampung Rakyat Indonesia di Kota Medan telah membentuk Kepengurusan sampai di Tingkat Kecamatan, dan memperjuangkan Drs. Parluhutan Siregar di Dapil Medan A tersebut dan meminta para Pengurus di Jajaran DPD Kampung Rakyat Indonesia Kota Medan untuk terus melakukan Konsolidasi dan Sosialisasi demi meraih Kemenangan.

                    Wakil Presiden Kampung Rakyat Indonesia, Rafid Febri menambahkan bahwa Perjuangan yang dilalui oleh Parluhutan Siregar merupakan Perjuangan kita bersama, apalagi beliau merupakan Tokoh Politik yang sudah Teruji dan terpercaya, yang nantinya akan membantu para masyarakat dalam perubahan dan perbaikan terhadap Pembangunan di Sumatera Utara ini.

                  Dalam  Kesempatan  itu Drs. Parluhutan Siregar yang juga Ketua Fraksi PAN DPRD Sumatera Utara mengatakan Ucapan Terima Kasih kepada Jaringan Kampung Rakyat Indonesia yang telah memberikan Dukungan Penuh kepada nya, dan juga menyatakan Kesiapan nya untuk menjadi salah satu Pembina Kampung Rakyat Indonesia ini.

          Drs. Parluhutan Siregar juga berharap kiranya para generasi Muda saat ini harus menjadi Pemuda yang Cerdas agar kedepannya tercipta kader - kader Bangsa yang berkualitas, Saat ini banyak kita jumpai para remaja dan pelajar yang terjerumus kepada hal - hal Negatif, mulai dari Genk Motor, Narkoba, Sex Bebas dan  hal lainnya, jika Generasi seperti sekarang ini terus berkembang maka Kedepan akan Muncul para Pejabat yang Korupsi, sebab kalian lah para Pelajar dan Remaja yang menjadi Penerus dan Warisan Bangsa ke Depannya, maka untuk itu Jaringan Kampung Rakyat Indonesia juga harus mampu menjadi bahagian bagi terciptanya para Kader yang Handal dan berkualitas serta tidak terjebak dengan Narkoba. (KRI-06)

Rabu, 16 Oktober 2013

Akibat Kemiskinan QURBAN Jadi KORBAN



Jakarta (KRI)
        Dewan Pimpinan Pusat Komunitas Anak Muda Pendukung Rakyat Indonesia (KAMPUNG Rakyat Indonesia) menyatakan kekecewaan terhadap Pemerintah indonesia saat ini, dimana dampak kemiskinan yang dialami Masyarakat membuat Rakyat Indonesia semakin menderita, hal itu disampaikan Presiden Kampung Rakyat Indonesia (KRI ) Taufik Abdillah menanggapi Korban Meninggal Dunia akibat Berebut dan Beresak - desakan Pembagian Daging Qurban di Masjid Istiqlal kemarin.
       
       Lanjutnya Taufik di dampingi beberapa fungsionaris DPP KRI Menambahkan bahwa Tragedi ini merupakan bentuk Kemiskinan semakin meningkat di Indonesia, para Pemimpin di Negeri ini terkesan membuat Rakyat Indonesia semakin sengsara, maka kita harap nantinya ke depan Masyarakat dapat ambil bagian dalam melakukan perubahan bagi Bangsa Indonesia ini, sehingga kasus - kasus seperti ini tidak terulang kembali.
          
          Program - Program yang diluncurkan Pemerintah untuk mengurangi angka kemiskinan di Indonesia saat ini dinilai belum ada hasilnya, dan tidak bermanfaat bagi rakyat, jadi disaat Pembagian Qurban pada Hari Raya Idul Adha seperti ini membuat Masyarakat  berduyun - duyun untuk mendapatkan 1 kantong bahagian agar bisa dimasak dan diberikan kepada keluarganya. Ujar Taufik.

          Selanjutnya Taufik juga mengharapkan kiranya Pihak Penyelenggara / Pengelola mampu memberikan solusi alternatif sehingga Masyarakat yang ingin mendapatkan daging Qurban tidak berdesak - desakan sehingga tidak menimbulkan korban. ** (KRI-05)

Senin, 26 Agustus 2013

Bangun Jaringan Dukung Iskandar Sakty Batubara




Medan ( KRI)
         Dewan Pimpinan Pusat Komunitas Anak Muda Pendukung (KAMPUNG) Rakyat Indonesia menginstruksikan kepada Jajaran DPW KRI Sumut untuk membangun Jaringan Mendukung dan Memenangkan Iskandar Sakty Batubara (Cokie), menjadi Anggota DPRD Sumatera Utara dari Daerah Pemilihan Sumut 7 yakni Mandailing Natal, Tapanuli Selatan, Padangsidimpuan, Padang Lawas, Padang Lawas Utara, hal itu disampaikan Taufik Abdillah, S.Sos.I didampingi Sekretaris Jenderal Ebiet Prayugo Radityo kepada Ketua DPW Kampung Rakyat Indonesia Sumut, Himawan usai Silaturrahim Syawal KRI di Amaliun Foodcourt.

             Menurut Taufik, KRI menilai sosok Iskandar Sakty atau yang biasa kita sapa Bang Cokie ini memang pantas kita perjuangkan, karena beliau juga merupakan salah satu Tokoh Pemuda di Sumatera Utara yang sangat Peduli dan paham dengan Kaum Muda pada saat ini, maka untuk itu sebagai Wadah jaringan Komunitas Anak Muda Pendukung (KAMPUNG) Rakyat Indonesia sudah sewajarnya kita turut ambil Andil memenangkan Iskandar Sakty Batubara ini menjadi Wakil Rakyat di DPRD Sumatera Utara 2014 Mendatang.

                  Lanjutnya Taufik Menyampaikan bahwa Sepak terjang Saudaraku Iskandar Sakty Batubara ini sudah teruji sebagai Pemimpin yang Energik dan Amanah, apalagi saat itu beliau merupakan salah Satu Ketua Organisasi terbesar di Sumatera Utara yakni Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (BM PAN) Sumut.

               Selanjutnya Sekretaris Jenderal KAMPUNG Rakyat Indonesia, Ebiet Prayugo Radityo menambahkan bahwa, Iskandar Sakty Batubara, juga merupakan Salah Satu Penasehat DPP KRI, maka secara struktural kita harus mendukung penuh untuk memenangkannya, selain itu tokoh pemuda kita ini sangat peduli dengan dunia pendidikan, sehingga saat ini beliau memperjuangkan ribuan beasiswa bagi masyarakat di daerah Tabagsel tersebut, yang nantinya dapat mengurangi beban masyarakat di daerah tersebut dalam bidang pendidikan. Kepedulian yang dilakukan oleh Iskandar Sakty Batubara bukan hanya pada perheletan Politik saja, melainkan karna ingin Mengabdi dan berbakti untuk bangsa dan Negara Republik Indonesia ini, terutama mengajarkan kepada para Generasi Penerus Bangsa agar tidak menjadi Kader / kaum Muda yang lemah.

             Disamping itu Iskandar Sakty Batubara menyampaikan Terima Kasih kepada Kampung Rakyat Indonesia yang telah memberikan dukungan kepadanya untuk Mengemban Amanah menjadi Wakil Rakyat pada Pemilu 2014 mendatang, sehingga dengan bertambahnya dukungan ini, akan menambah semangat dalam perjuangan politik ini, lanjutnya ia mengatakan bahwa dukungan yang diberikan ini merupakan perjuangan kita bersama untuk memperbaiki kehidupan masyarakat menjadi lebih Baik dan Mandiri, sesuai semboyan Kampung Rakyat " Berjuang Sepenuh Hati Untuk Rakyat dan Bangsa Ini Menjadi Lebih Baik " ujarnya mengakhiri. (KRI - 04)         






Jumat, 28 Juni 2013

DUKUNG BUDIONO MENJADI ANGGOTA DPRD DELI SERDANG



Deli Serdang (KRI) 
          Dewan Pimpinan Wilayah Komunitas Anak Muda Pendukung (KAMPUNG) Rakyat Indonesia Provinsi Sumatera Utara secara resmi memberikan Dukungan kepada Budiono, SE untuk menjadi Anggota DPRD Kabupaten Deli Serdang dari Daerah Pemilihan Kecamatan Percut Sei Tuan melalui Partai Hanura, hal itu disampaikan Ketua DPW Kampung Rakyat Sumut, Himawan, usai konsolidasi dengan para relawan di Percut Sei Tuan.

           Himawan mengutarakan bahwa dukungan ini diberikan karena kita melihat dan menilai sosok Budiono pantas menjadi Wakil Rakyat, apalagi dukungan ini juga sudah disampaikan dan direstui oleh DPP Kampung Rakyat Indonesia, lanjutnya Himawan mengatakan Budiono ini memang sudah layak menjadi Wakil Rakyat sehingga dapat terus memperdulikan rakyat yang ada di daerah Kabupaten Deli Serdang, beliau lahir dari keluarga yang sederhana, jadi tau dan mengerti kesusahan rakyat, khususnya daerah Percut sei tuan ini. Karena kerja dan bentuk kepeduliannya telah teruji terhadap rakyat sejak bertahun - tahun, sehingga saat ini rakyat merasa perlu untuk mendukung dan memintanya menjadi wakil rakyat.


           Sementara itu Presiden KAMPUNG Rakyat Indonesia, Taufik Abdillah didampingi Sekretaris Jenderal Ebiet Prayugo Radityo membenarkan dukungan yang diberikan DPW KRI Sumut kepada Budiono SE, maka untuk itu Taufik Meminta dan Menginstruksikan kepada para relawan Jaringan Kampung Rakyat Indonesia agar bisa berusaha dan bekerja secara maksimal meraih dukungan dan simpati rakyat pada Pemilu 2014 mendatang sehingga nantinya Budiono, SE dapat terpilih menjadi wakil rakyat yang memang benar - benar disukai rakyatnya.

           Masih banyak Pembangunan yang perlu dilakukan di Daerah Kabupaten Deli Serdang, mulai dari infrastruktur Jalan, Jembatan, Pendidikan, Perekonomian, Pengembangan UKM, Penataan serta yang lainnya, dan kita berharap Budiono, SE mampu memperbaikinya sehingga dapat menjadi tokoh harapan rakyat di Deli Serdang. Ungkap Taufik.



Minggu, 23 Juni 2013

Tepatkah Subsidi BLSM bagi Rakyat ?






Medan (KRI)
       Komunitas Anak Muda Pendukung (KAMPUNG) Rakyat Indonesia meminta agar kiranya Pemerintah bisa melihat dan menelusuri ke bawah, masih banyak rakyat miskin yang perlu diperhatikan pemerintah dan juga para pejabat, sikap saling peduli sesama sekarang mulai luntur, para Pejabat menikmati seluruh Fasilitas Mewah, sementara Rakyat Miskin terus dihantui kesengsaraan,

      Team KAMPUNG Rakyat Indonesia melakukan dialog pendekatan langsung dengan masyarakat miskin di Indonesia, masih menemukan Pahitnya Perjuangan untuk mempertahankan Hidup di jaman setelah meraih Kemerdekaan ini masih tetap sama dirasakan para masyarakat miskin pada jaman penjajahan, sebagai salah satu contoh ialah Sosok Pak Khoir, salah seorang Penarik Becak dayung di Kota Medan, karena ingin menutupi kekurangan biaya hidup yang semakin hari semakin besar, beliau harus lebih extra mencari tambahan untuk kebutuhan hidup sehari - hari menjadi Penambal BAN Keliling.

        Saat ditelusuri, pak khoir berkeliling dengan becaknya, bukan hanya untuk mencari penumpang, namun juga di barengi untuk melihat para pengendara sepeda motor yang BAN nya Bocor. Dampak dan pahitnya hidup tersebut juga membuat Beliau jarang sekàli berkumpul dengan keluarganya, Pergi Pagi Pulang Pagi, setiap hari terus dilakukannya untuk menutupi kehidupan keluarganya, mulai dari makan, sewa rumah, listrik, biaya sekolah dan yang lainnya.

        KAMPUNG Rakyat Indonesia mengharapkan kiranya, sosok - sosok seperti pak khoir ini menjadi bahagian dari kepedulian pemerintah, masih banyak rakyat miskin yang berada di seluruh pelosok negeri ini yang belum pernah tersentuh perhatian Pemerintah. Dengan demikian kita juga menaruh harapan kepada para Wakil Rakyat agar terus berusaha memperjuangkan hak - hak rakyat indonesia, yang semakin hari terasa semakin sulit dirasakan.

        Pemerintah telah menaikkan harga BBM Subsidi, dan meluncurkan Program BLSM karena pemerintah akan menghemat subsidi BBM sebesar Rp. 50 Triliun dan akan diberikan kepada penerima BLSM sekitar 11 Juta lebih Rumah Tangga, dengan asumsi akan dibagikan selama 4 Bulan sebesar Rp. 150.000 / Bulan.

         Untuk itu KAMPUNG Rakyat Indonesia meminta kepada seluruh elemen masyarakat untuk bersama - sama memantau dan mengawasi penggunaan Anggaran tersebut. Jika Program BLSM ini tidak tepat sasaran, dan bisa jadi salah satunya seorang Penarik Becak tersebut tidak tersentuh Program BLSM tersebut, maka akan terus menimbulkan kesengsaraan Masyarakat, maka untuk itu KAMPUNG Rakyat Indonesia tetap MENOLAK Kenaikkan harga BBM. (KRI - 02)